Majelis Wakil Cabang NU (MWC-NU)
Mlarak Ponorogo

Merawat Tradisi, Meneguhkan Spirit 1 Abad NU melalui Sima’an Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin

Dalam rangka merawat tradisi keagamaan dan meneguhkan spirit 1 Abad Nahdlatul Ulama, MWCNU Mlarak menyelenggarakan kegiatan Sima’an Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin pada Ahad Legi, 8 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan ba’da Subuh bertempat di Masjid Hudatul Muna, Ranting NU Desa Bajang, Kecamatan Mlarak.

Acara diawali dengan tawasul yang dipimpin oleh Kyai Ismail Ali selaku Rais Syuriyah MWCNU Mlarak. Selanjutnya, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dibacakan secara khidmat oleh para huffadz Al-Qur’an se-Kecamatan Mlarak, dilanjutkan dengan Dzikirul Ghofilin yang diikuti oleh seluruh jamaah. Suasana penuh kekhusyukan dan ketenangan menyelimuti jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir.

Kegiatan ini dihadiri oleh para ketua ranting NU se-Kecamatan Mlarak, pengurus MWCNU Mlarak, para pengurus takmir masjid, serta jamaah dari berbagai desa. Kehadiran berbagai unsur jam’iyyah NU tersebut menjadi bukti nyata kuatnya semangat kebersamaan dan khidmah dalam menjaga tradisi keagamaan yang telah mengakar di tengah masyarakat.

Sima’an Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin ini merupakan bagian dari ikhtiar NU dalam menghidupkan nilai-nilai spiritual Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah. Melalui majelis Al-Qur’an dan dzikir, diharapkan keberkahan, ketenteraman, serta kekuatan moral senantiasa menyertai masyarakat, khususnya warga NU di Kecamatan Mlarak.

Ketua MWCNU Mlarak berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara istiqamah dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an serta tradisi keagamaan NU. Dengan merawat tradisi dan memperkuat spiritualitas, NU Mlarak berkomitmen untuk terus berkhidmah bagi umat, agama, dan bangsa, sejalan dengan semangat perjuangan Nahdlatul Ulama memasuki abad keduanya.

Berita Terkait