MLARAK – Semangat syiar Islam dan penguatan ukhuwah tidak luntur meski cuaca kurang bersahabat. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Mlarak tetap melaksanakan agenda Safari Ramadhan di Desa Nglumpang pada Kamis malam (05/03/2026).
Meskipun wilayah Mlarak dan sekitarnya diguyur hujan lebat sejak sore hari, rombongan pengurus MWCNU tetap hadir menyapa jamaah di Nglumpang bagian selatan. Kehadiran para tokoh NU ini disambut hangat oleh jamaah setempat yang telah menanti di masjid untuk melaksanakan rangkaian ibadah malam Ramadhan.
Kehadiran Tokoh dan Semangat Ansor
Turut hadir dalam rombongan tersebut, Dr. Nur Kolis bersama jajaran pengurus lainnya. Tidak ketinggalan, para sahabat dari GP Ansor Mlarak juga turut membersamai kegiatan ini, menunjukkan soliditas organisasi otonom NU dalam mengawal kegiatan para ulama dan kiai di tingkat kecamatan hingga desa.
Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan salat berjamaah yang berlangsung khidmat, seolah deru hujan di luar masjid justru menambah kekhusyukan para jamaah yang hadir.
Hikmah Silaturrahmi: Menyatukan Ulama dan Jamaah
Dalam kesempatan ramah tamah dan penyampaian tausiah, Dr. Nur Kolis menekankan pentingnya menjaga tali silaturrahmi. Beliau menjelaskan bahwa cuaca ekstrem seperti hujan lebat merupakan ujian sekaligus rahmat yang
tidak boleh menghalangi niat tulus untuk saling mengunjungi dan mempererat persaudaraan.
Lebih lanjut, Dr. Nur Kolis menguraikan tentang pentingnya kebersamaan antara ulama dan jamaah. Menurut beliau, kuatnya jam’iyyah Nahdlatul Ulama terletak pada hubungan yang harmonis antara kiai sebagai penuntun umat dan jamaah sebagai penggerak di akar rumput.
“Ulama dan jamaah adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kehadiran kita di sini, meskipun di tengah hujan, adalah bukti bahwa kita saling membutuhkan untuk saling menguatkan iman dan menjaga tradisi ahlussunnah wal jamaah,” ungkapnya dalam pesan tausiah.
Mempererat Ukhuwah di Bulan Berkah
Safari Ramadhan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan sarana serap aspirasi dan penguatan organisasi di tingkat Ranting NU. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan antara pengurus MWCNU, Ansor, dan warga Desa Nglumpang.
Melalui safari ini, diharapkan semangat ber-NU di Desa Nglumpang semakin meningkat, serta menjadi momentum untuk terus menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan aktivitas yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.