Majelis Wakil Cabang NU (MWC-NU)
Mlarak Ponorogo

Ribuan Jamaah Hadiri Muslimat Bershalawat dan Halal Bihalal MWCNU Mlarak 1447 H

Mlarak, Ponorogo – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti kegiatan Muslimat Bershalawat dalam rangka Halal Bihalal MWCNU Mlarak, yang digelar pada Ahad malam Senin, 19 April 2026, bertempat di halaman Gedung Kantor Terpadu MWCNU Mlarak.

Kegiatan ini menghadirkan tokoh-tokoh ulama, di antaranya Gus Ulil dan Kyai Nur Sholihin, serta dimeriahkan oleh penampilan Grup Hadrah Kanjeng Sunan dari Pondok Pesantren Darurrohmah Gandu di bawah pimpinan Gus Albab. Lantunan shalawat yang menggema semakin menambah kekhusyukan dan semangat jamaah yang hadir.

Antusiasme masyarakat tampak luar biasa. Diperkirakan sekitar 2.000 jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi acara sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka dengan penuh khidmat mengikuti rangkaian shalawat, pengajian, serta doa bersama dalam suasana yang tertib dan penuh keberkahan.

Dalam tausiyahnya, Kyai Nur Sholihin menyampaikan pesan mendalam tentang hakikat ilmu dan kehidupan. Beliau menegaskan bahwa ilmu itu melahirkan rasa senang, serta memiliki fungsi utama untuk menata perilaku, sementara harta atau uang digunakan untuk menata kehidupan.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa manusia tersusun atas lima unsur utama sebagaimana ungkapan:

“Innal insāna murakkabun ‘alā khamsati ajzā’.”

Yaitu:

  1. Ati (hati) – harus dijaga kebersihannya agar menjadi sumber kebaikan.
  2. Ruh – didekatkan kepada Allah melalui ibadah, sehingga Allah dan Rasul-Nya menjadi yang paling dicintai (an yakūnallāhu wa rasūluhu aḥabba ilaihi).
  3. Nafsu – harus mampu dikendalikan. Ibarat kendaraan, jika bisa dikendalikan maka akan membawa keselamatan.
  4. Akal – perlu diluaskan dengan ilmu dan wawasan, karena nilai akal justru semakin tinggi ketika terus dikembangkan (kullu syai’in idzā katsura rakhusha illā al-‘aql).
  5. Jasad – dicukupkan kebutuhannya agar mampu menunjang ibadah dan aktivitas kehidupan.

Pesan tersebut mengingatkan jamaah bahwa keseimbangan antara dimensi spiritual, intelektual, dan jasmani menjadi kunci dalam menjalani kehidupan yang selamat dan bermakna.

Selain sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga Nahdliyyin se-Kecamatan Mlarak dan sekitarnya pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H. Sinergi antara jajaran pengurus MWCNU, Muslimat NU, Banom, serta seluruh elemen masyarakat terlihat nyata dalam menyukseskan acara ini.

Pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor terpadu MWCNU Mlarak juga menjadi simbol semangat kebersamaan dalam membangun dan menghidupkan pusat kegiatan ke-NU-an di wilayah Mlarak.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Berita Terkait